PACITAN, -Semangat menumbuhkan harapan dan membuka masa depan generasi muda mewarnai kegiatan Open House Serentak Sekolah Rakyat di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan, Sabtu (17/10).
Dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, hadir mewakili Bupati Pacitan, Kanjeng Raden Tumenggung Indrata Nur Bayuaji Reksonagoro.
Kegiatan ini menjadi ajang untuk memperkenalkan lebih dekat penyelenggaraan Sekolah Rakyat kepada masyarakat, sekaligus menampilkan potensi, prestasi, kreativitas, dan perkembangan peserta didik dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).
Open house berlangsung meriah dengan beragam penampilan yang mencerminkan semangat belajar dan keberanian siswa dalam mengembangkan kemampuan diri. Lebih dari sekadar pertunjukan, kegiatan ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi yang layak mendapat kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.
Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 934/Satria Buwana Yudha, perwakilan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, jajaran perangkat daerah Kabupaten Pacitan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Pacitan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Camat Pacitan, Lurah Sidoharjo, serta kepala sekolah, tenaga kependidikan, wali asuh, wali asrama, dan para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Pacitan.
Sekolah Rakyat, Ruang Tumbuh dan Harapan Anak Bangsa
Dalam sambutan Bupati Pacitan yang disampaikan pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pacitan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak, sekaligus membuka jalan bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Pendidikan, dalam semangat tersebut, tidak hanya dimaknai sebagai proses memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga sebagai upaya membentuk karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, dan mengasah kemampuan setiap anak agar mampu menghadapi tantangan kehidupan.
“Sekolah Rakyat diharapkan menjadi lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Prayitno.
Sebuah ruang tempat peserta didik dapat mengenali potensi diri, mengembangkan bakat, membangun kemandirian, serta menumbuhkan keberanian untuk bermimpi dan memperjuangkan cita-cita.
Setiap anak, sambungnya, memiliki keistimewaan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Karena itu, dukungan, pendampingan, dan kesempatan yang setara menjadi penting agar seluruh potensi tersebut dapat berkembang secara optimal, baik dalam bidang akademik, seni, bahasa, olahraga, kepemimpinan, maupun keterampilan lainnya. (Mj)










