PACITAN — Upaya serius terus dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pacitan dalam memitigasi risiko bencana alam, khususnya ancaman tsunami di kawasan pesisir selatan. Sebagai langkah evaluasi kesiapan dokumen perencanaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan menggelar kegiatan Table Top Exercise (TTX) Rencana Kontingensi (Renkon) Penanggulangan Krisis Kesehatan.
Kegiatan yang dihelat selama dua hari di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan ini menghadirkan fasilitator dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yakni Kasi Pelayanan Kesehatan Rujukan dr. Achmad Khoirudin Alif, M.Kes beserta tim.
Pelatihan gabungan ini dirancang secara komprehensif dengan melibatkan berbagai unsur penting penanggulangan krisis. Mulai dari manajemen RSUD dr. Darsono, RSU Agung Mulia, jajaran Puskesmas, elemen relawan, hingga instansi lintas sektor seperti BPBD, Dinas PUPR, dan Dinas Sosial turut ambil bagian dalam simulasi ini.
“Upaya berikutnya adalah menghubungkan dokumen tersebut dengan dokumen Kabupaten sehingga menjadi rencana Kontingensi Tsunami skala Kabupaten,” ungkap dr. Daru Mustikoaji (14/10/2026) di penghujung rangkaian kegiatan, menandai babak baru kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana.
Melalui metode simulasi indoor, para peserta diuji kemampuannya dalam menerjemahkan skenario darurat tsunami ke dalam tindakan taktis dan strategis. Mulai dari tingkat pimpinan daerah hingga tim HEOC klaster kesehatan diuji ketepatan koordinasinya, terutama dalam hal kecepatan alur komunikasi dan pemetaan wilayah terdampak.
Simulasi ini memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta untuk mengevaluasi sejauh mana kesiapan SOP darurat kesehatan berfungsi di bawah tekanan skenario bencana. Hasil dari latihan Table Top Exercise ini nantinya akan menjadi bahan kajian penting untuk menyempurnakan dokumen perencanaan daerah. (Mj)










