PACITAN — Di tengah potensi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang disertai debu berhamburan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Kepala Dinkes Kabupaten Pacitan, dr. Daru Mustikoaji, MM, menegaskan bahwa penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah kunci utama pencegahan penyakit ini.
“Musim kemarau selain panas yang menyengat juga membawa banyak debu. Karena itu, penting bagi kita untuk menerapkan hidup sehat, memakai masker, memperbanyak minum air putih, menghindari polusi, serta mengonsumsi buah dan sayur,” ujar dr. Daru (17/10/2026).
ISPA sendiri merupakan infeksi mendadak yang menyerang saluran pernapasan, baik bagian atas (seperti batuk, pilek, dan radang tenggorokan) maupun bagian bawah (seperti bronkitis dan pneumonia). Penularannya umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri yang terhirup, serta diperparah oleh kondisi tubuh yang lemah dan lingkungan yang kurang bersih.
Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Kabupaten Pacitan memastikan seluruh fasilitas kesehatan dan tenaga medis telah disiagakan secara optimal. Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan ke faskes terdekat apabila mengalami gejala awal seperti batuk, pilek, demam, sakit tenggorokan, atau sesak napas.









