PACITAN, -Memasuki hari puasa ke 11 atau ke 10 bagi jama’ah Nahdlatul Ulama Rontek gugah sahur berlangsung aman. Puluhan peserta beriring iringan di seputaran alon – alon Pacitan bahkan tepatnya dijala depan SD Baleharjo I selalu terkendali disaat terjadi macet.
Rombongan Rontek dari arah barat atau dari arah timur diberi jeda bergantian melewati jalan simpang tiga menuju arah Pendopo Pemkab sehingga tidak terjadi berpapasan yang berpotensi terjadinya bentrok sesama rombongan Rontek. (1/3/26)
Kemudian di jalan depan pendopo kantor Bupati sempat berhenti dengan mengayun – ayunkan bendera warna hitam fariasi yang bercorak berbagai tulisan, sedangkan diatasnya bendera Merah Putih. Begitu juga spanduk putih bertuliskan Baleharjo siap Damai.
“Satu hal yang menarik adalah Flare (cahaya merah seperti api menyala) di sertai suara letupan dan percikan kembang api membuat tampilan Rontek benar – benar terlihat sakral”
Atas kesigapan personil dari TNI, POLRI, SATPOL PP, DISHUB dan BPBD, budaya Rontek yang sudah menjadi budaya di Pacitan sejak lama akhirnya berjalan lancar hingga berakhir. (opini/Mj)









