PACITAN, – Menjelang akhir Ramadhan Arif Setyiabudi Ketua DPRD Pacitan mengajak kepada wartawan mengadakan buka bersama setelah Dandim, Kapolres dan Bupati melakukan sendiri – sendiri. Giliran Ketua DPRD Pacitan di rumah makan PARIGOGO di Jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) arah ketimur 200 m dari Museum SBY . Acara diawali Pembukaan oleh Didik Alih Sekretaris Dewan dilanjutan Peyampaian informasi oleh Arif dan di tutup Gus Tik Ketua Forum Pewarta Pacitan dengan tausyiahnya.
Pada kesempatan pertama sebelum Gus Tik Kuliah Tuju Menit (KULTUM), Arif menyampaikan kekhawatiranya dengan kondisi peperangan saat ini dan mengajak kepada masyarakat untuk tenang,
“Mudah mudahan agar segera selesai, di khawatirkan kalau lama tidak selesai bisa berdampak terhadap ekonomi masyarakat tidak kecuali Pacitan.” katanya dihadapan semua wartawan yang hadir (14/3/26)
“Saya ini tiap hari mendapat Whatsapp dari masyarakat, 80% adalah mengkritik. ” ungkapnya
Mengingat pentingnya informasi publik, Dirinya menerima dengan lapang dada mendapat kritikan, bahkan menyampaikan bahwa kesejahteraan awak media Pacitan perlu diperhatikan oleh semua pihak, Insya Allah pada pembahasan PAK 2026 usulan teman – teman media akan di ajukan.
Sementara itu menurut Ketua FPPA Gus Tik pada kesempatan berbeda menyampaikan,
“Pekerjaan menulis berita itu merupakan ibadah, menganggarkan kegiatan untuk media juga ibadah.” jelasnya.
Tidak mengurangi rasa hormat,
“Ketua DPR harus nurut dengan wartawan kalau tidak mau dilengserkan.” kelakar Gus Tik
Mendengar kelakar Gus Tik wartawan bisa melengserkan, suasana menjadi akrab, anggota lainya yang tergabung di FPPA serentak dengan bahasa candaan mengusulkan agar Ketua Dewan nantinya maju menjadi AE 2, selorohnya. Lebih lanjut mengakhiri tausyiahnya Gus Tik mengajak kepada wartawan agar beribadah terutama pada bulan Suci Ramadhan yang penuh barokah. (Mj)












