PACITAN, – Pada malam ke 27 sudah menjadi kegiatan rutin di bulan ramadhan mengadakan berbuka puasa bersama di Bengkel Samsi yang berlangsung sederhana dan akrab. Hadir dalam buber adalah dari keluarga besar Samsi ditambah sejumlah 43 karyawan.
Perlu diketahui Bengkel Samsi merupakan bengkel tertua di Pacitan didirikan pada tahun 1970 yang sebelumnya tahun 1960 sudah beroperasi melalui panggilan dari pemilik kendaraan yang membutuhkan perbaikan. Saat ini manajemen bengkel di keluarga besar Samsi diwakili Kakak beradik, Joko Wasito anak sulung Samsi sebagai Direktur, sedangkan Imam Suhadi sebagai Kepala bengkel anak ke 4 dari 8 saudara.
Adapun Bidang yang ditangani adalah ; Ripar body (Las, Cet, Kentheng), Bengkel Mesin Diesel dan Bensin beserta sperpartnya, kemudian Bubut dan lain – lain.
Sedangkan Fasilitas yang ada termasuk Musola, Thoilet. Setiap tahun karyawan Bengkel Samsi diajak studi banding kedaerah lain dengan melibatkan masing – masing karyawan dengan mengajak keluarga.
Tidak hanya itu, selain Buber yang sudah menjadi agenda rutin adalah penekanan terhadap kejujuran yang tentu diutamakan oleh setiap perusahaan.
Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan bengkel yang berdiri sejak tahun 1970, Imam Suhadi sebagai Kepala bengkel memberikan kutipan Company Proflnya ;
Visi :
“Menjadi bengkel mobil dan bubut terbaik di jawa timur dengan mengutamakan pada kepuasan pelanggan dan didukung
peralatan canggih dengan tenaga yang ahli di bidangnya.”
Misi :
-Memberikan layanan jujur dan terpercaya kepada konsumen.
-Memuaskan pelanggan dengan pelayanan terbaik dan bertanggung jawab.
-Memberikan solusi yang tepat dan cepat mulai dari mendiagnosa sampai selesai diperbaiki.
-Menciptakan hubungan saling menguntungkan dengan mitra usaha.
-Memberikan kemudahan dalam merawat kendaraan dengan pelayanan
yang baik dari kami.
Dulu sampai sekarang, bengkel Samsi selalu dikenal bahkan semakin besar sehingga banyak menampung tenaga kerja. Soal pelanggan bengkel Samsi menceritakan dulu sudah ada dari kalangan Kiyai seperti KH. Khabib Dimyati Pondok Pesantren Tremas, Para kontraktor seperti CV. Karya Makmur dan lain – lain. Imam Suhadi berharap antara Perusahaan dan Karyawan ada Mutualisme Simbiosisme.
Tidak lupa pada momen buber ini dirinya mengucapkan permohonan maaf secara umum kepada masyarakat,
“Saya Imam Suhadi atas Nama Keluarga Besar Bengkel Samsi Mengucakan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447, Mohon Maaf Lahir Batin”. (ucapnya)
Wartawan : Mujahid.









