PACITAN, -Peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan pada Kamis (19/2/2026) sedang berlangsung dengan sarat makna sejarah serta dipenuhi nuansa religius dan budaya, peringatan dihadiri Forkopimda, tokoh masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat dengan busana adat.
Rangkaian prosesi sakral yang dipusatkan di Pendopo menjadi simbol penghormatan terhadap perjalanan panjang berdirinya Kab. Pacitan namun berbeda dengan peringatan tahun sebelumnya acara kirab lewat jalan protokol dan sekarang dari halaman belakang melalui pintu timur berjalan menuju pendopo depan.
“Sangat disayangkan, apakah terlalu sederhana atau karena minimnya anggaran maupun karena puasa sehingga acara Kirab rombongan Forkopimda menjadi sepi”
Pada malam harinya peringatan dilanjutkan dengan pengajian akbar dan do’a bersama yang diikuti masyarakat dan jajaran pemerintah daerah. Lantunan doa dan shalawat menggema di pendopo sebagai ungkapan syukur serta harapan agar Pacitan senantiasa diberi keberkahan, kemajuan, dan kesejahteraan.
Sebelum puncak peringatan di gelar berbagai kegiatan religius seperti khataman Al-Qur’an, salat hajat, serta ziarah ke makam tokoh cikal bakal Bupati Pacitan telah berjalan mengawali peringatan hari lahir Pacitan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri Pacitan.
Juga diramaikan rangkaian agenda budaya, sosial, dan hiburan masyarakat yang berlangsung sejak akhir Januari hingga Maret 2026. Berbagai kegiatan seperti pameran budaya, pelayanan kesehatan gratis, hingga pertunjukan seni tradisional digelar untuk melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.
Dengan semangat Hari Jadi Pacitan ke-281 nampaknya berpengaruh terhadap warisan sejarah sekaligus cara berfikir masa depan pembangunan yang berkelanjutan.
Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan berharap peringatan Hari Jadi ini mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, memperkuat kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. (Opini/Mj)









